1. Rutin Rutin Kontrol ke Dokter Gigi
Jika Anda baru saja pakai kawat gigi, maka rutin kontrol ke dokter gigi sangat diperlukan. Biasanya dokter gigi akan menyarankan waktu kontrol sekitar dua sampai tiga minggu sekali, atau tergantung kondisi gigi.
2. Rajin Menyikat Gigi
Prosedur standar dalam menjaga oral hygiene adalah dengan menyikat gigi minimal dua kali sehari. Hal ini juga berlaku bagi Anda yang menjalani perawatan behel gigi. Cara menyikat gigi yang benar perlu diperhatikan. Lakukanlah dengan perlahan, tidak perlu dengan tekanan keras. Menyikat gigi terlalu keras, misalnya, dapat memicu kerusakan pada email gigi. Di samping itu, ada pula risiko penurunan gusi yang dapat membuat gigi sensitif.
3. Maksimalkan Pembersihan Gigi dengan Benang Gigi dan Sikat Interdental
The American Association of Orthodontists (AAO) merekomendasikan para pengguna behel untuk menggunakan benang gigi. Alat ini memudahkan Anda untuk membersihkan kotoran dan plak di antara gigi, gusi, dan di bawah alat ortodontik.
4. Hindari Konsumsi Makanan yang Manis dan Lengket
Cara merawat gigi behel berikutnya adalah dengan menghindari makanan tertentu. Hal ini akan menunjang keberhasilan perawatan Anda. Hindarilah mengonsumsi makanan yang manis dan lengket, seperti permen kenyal, karamel, dan snack biskuit.
5. Hindari Konsumsi Makanan Bertekstur Keras
Selain dapat merusak enamel gigi, konsumsi makanan keras (misalnya es batu, permen yang keras, popcorn, dan lainnya) juga bisa berdampak buruk pada kawat gigi. Jauhi pula kebiasaan menggigit benda keras, seperti pulpen, pensil, es batu, dan lain-lain. Tak hanya dapat membuat behel gigi jadi terlepas, tetapi juga bisa memicu keretakan pada gigi.
6. Biasakan Berkumur Setelah Makan
Kebiasaan ini merupakan salah satu cara mudah merawat gigi yang dibehel. Dengan berkumur air putih setiap selesai makan, setidaknya sisa makanan yang baru saja tersangkut bisa lebih cepat dibersihkan dan tidak tertinggal lama di dalam mulut. Jika tersangkut cukup lama di dalam mulut, maka bisa mengundang bakteri dan berisiko untuk terjadinya karies di sela-sela gigi.
7. Persiapkan Wax atau Lilin Orto
Di awal pemakaian behel gigi, tentunya ada masa adaptasi. Tak jarang pula yang mengalami sariawan pada bibir karena bergesekan dengan permukaan behel. Agar luka sariawan bisa cepat sembuh, maka permukaan behel gigi tersebut bisa ditempel selapis wax. Gunanya wax atau lilin orto ini bisa menutupi behel supaya tidak melukai bibir selama masa penyembuhan.
8. Konsumsi Vitamin C dan Kalsium
Salah satu tips merawat gigi yang menggunakan behel adalah dengan memenuhi kebutuhan vitamin C dan kalsium. Vitamin C dan kalsium penting untuk menjaga daya tahan tubuh, memperkuat gigi, dan memelihara kesehatan gusi. Selain itu, vitamin C dapat mempercepat penyembuhan sariawan dan luka gesekan akibat behel.
9. Jaga Kelembapan Bibir dengan Lip Balm
Tidak hanya gigi yang mengalami perubahan saat memakai behel, bagian bibir juga bisa terkena dampaknya. Misalnya, kekeringan di area bibir, bahkan sampai terkelupas. Maka, Anda dianjurkan menggunakan lip balm yang mengandung vitamin E atau jojoba oil untuk melembutkan dan melembapkan bibir.